Dikarenakan Bengkalis termasuk daerah kepulauan sehingga tidak heran pantai menjadi salah satu objek wisata paling banyak didaerah ini dan salah satunya pantai Perepat Tunggal. Pantai ini terletak disebelah barat Bengkalis tepatnya di desa Meskom yang terkenal dengan BELACAN MESKOM BENGKALIS-nya, kurang lebih 18 km dari ibu kota Bengkalis, bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua, empat atau lebih dengan waktu tempuh sekitar tiga puluh menitan jalan yang dilalui cukup mulus sehingga perjalanan menuju salah satu pantai andalan Bengkalis ini menjadi nyaman dan menyenangkan.
Biasanya pantai Perepat Tunggal ramai dikunjungi pada sore hari, dan yang paling banyak berkunjung biasanya pasangan muda-mudi yang hendak menghabiskan waktu senja bercengkrama sambil menanti detik-detik senja berganti malam lewat pergerakan matahari diufuk barak, karena sekali lagi pantai Prepat Tunggal adalah pantai yang sangat tepat untuk menyaksikan moment “sunset” tersebut.
Untuk menyaksikan moment “sunset” tersebut ada dua lokasi yang jadi favorit warga sekitar, yang pertama di taman, taman ini berdekatan dengan bibir pantai dan lokasinya sangat asri dan nyaman serta dilengkapi dengan berbagai media tempat bermain sehingga rata-rata warga yang sudah berkeluarga lebih memilih lokasi taman ini untuk menghabiskan waktu sambil melihat keindahan Pantai Perepat Tunggal disore hari. Lokasi kedua diatas dermaga yang menjorok beberapa puluh meter, dimana dermaga ini digunakan oleh nelayan sekitar untuk keberangkatan atau kepulangan melaut.






Biasanya tempat ini menjadi tempat paling favorit oleh pasangan muda-mudi untuk menunggu dan menyaksikan saat matahari terbenam karena pemandangan dari dermaga memang sangat menakjubkan, jauh lebih bagus dibandingkan kita melihat dari taman. Sinar matahari senja berwarna keemasan yang jatuh ke permukaan air laut memantulkan cahaya yang sangat indah. Dilengkapi dengan siluet rumah togog yang bertebaran ditengah pantai. Rumah togog ini terbuat dari kayu dengan tiang-tiang tinggi yang berfungsi menopang rumah dari terpaan ombak biasanya digunakan oleh nelayan sekitar untuk memancing, menjemur udang atau sekedar peristirahatan sementara. Dan apabila matahari sudah terbenam diufuk barat, keramaian dipantai ini tergantikan oleh hiruk pikuk para nelayan yang hendak menangkap ikan dimalam hari. Begitulah aktivitas senja menjelang malam di pantai Perepat Tunggal tiap harinya.














