Masyarakat Melayu Bengkalis pada dasarnya memegang kuat adat resamnya, pengaruh adat sangat kuat dalam setiap sendi kehidupan masyarakat melayu Bengkalis dan yang menjadi landasan utama dari adat, tradisi dan kebudayaan Melayu Bengkalis adalah ajaran dan syariat agama Islam, sesuai dengan ungkapan yang sering kita dengarkan yaitu "adat melayu bersendikan syara', syara' bersendikan kitabullah". Salah satu kegiatan seremonial dan bersifat sakral yang sampai detik ini tetap dijunjung dan dilestarikan oleh masyarakat melayu Bengkalis yaitu upacara pernikahan atau perkawinan. Kalau kita perhatikan secara terperinci maka akan kita temukan begitu banyak rangkaian adat perkawinan Melayu Bengkalis ini yang kesemuanya itu memiliki makna tersendiri.
Oleh karena itu melalui situs Bengkalis ini saya akan coba memaparkan lebih dalam rangkaian adat perkawinan Melayu Bengkalis tersebut, seluruh data ini saya dapatkan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dan untuk memperkuat data-data tersebut akan saya sertakan seluruh video sehingga akan lebih memperjelas seluruh rangkaian adat perkawinan Melayu Bengkalis tersebut. Secara garis besar berikut rangkaian adat perkawinan Melayu Bengkalis :
- Mengintip
- Merisik
- Meminang
- Antar tanda pertunangan
- Antar belanja
- Menegakkan bangsal
- Mengantung-gantung
- Gerai pelamin
- Pemasangan tungku dapur
- Malam berinai
- Tepuk tepung tawar
- Upacara berandam
- Mandi berhias
- Mengasah gigi
- Menggiling rempah
- Akad nikah/ijab kabul
- Khatam Al Qur’an
- Mengantar hidangan kerumah laki-laki
- Upacara bersanding
- Makan nasi hadap-hadap
- Menyembah mertua
- Upacara mandi damai
Sedangkan untuk lebih terperinci, akan saya uraikan dipostingan berikutnya.













